Sunday, March 3, 2013

HASDUK BERPOLA : Pramuka Masih Ada

Judul : Hasduk Berpola
Pemain : Idris Sardi, Bangkit Prasetyo, Iga Mawarni, Petra Sihombing, Alisia Rininta, Calvin Jeremy, Ranti Purnamasari, Fay Nabila
Sutradara : Harris Nizam
Produser : Sarjono Sutrisno
Studio : Aletta Pictures & Squareapple
Penulis : Bagas D. Bawono, Kirana Kejora
Tayang : 21 Maret 2013

Pramuka. Masih adakah yang ingat dengan kepanjangan dari Pramuka? Masih adakah yang ingat Hari Pramuka? Atau... masih adakah yang ingat istilah semaphore dan sandi morse?

Dunia Pramuka inilah yang akan disajikan oleh sebuah film berjudul Hasduk Berpola. Dunia yang mungkin masih hanya diingat oleh anak-anak sekolah, sehingga orang-orang yang mungkin sudah sedikit melupakan, akan mengingat kembali kenangan-kenangan mengenai Pramuka. Apa itu ketika  kemah atau menghafalkan Dasa Dharma.

Hasduk Berpola, seorang mantan pejuang veteran tahun '45 bernama Masnun (Idris Sardi). Di Surabaya, ia tinggal bersama anak perempuannya yang seorang janda, Rahayu (Iga Mawarni), dan kedua cucunya yang bernama Budi (Bangkit Prasetyo) dan Bening (Fay Nabila). Hidup mereka di sana sangatlah miris dan menyedihkan. Hingga akhirnya, mereka pun memilih pindah ke Bojonegoro, kota asal mereka.

Cerita berlanjut pada Budi. Di sekolahnya, ia mengikuti kegiatan Pramuka. ia tertantang untuk mengalahkan teman pesaingnya, Kemal, yang sangat aktif di kegiatan ini. Budi yang memang berasal dari keluarga kurang mampu, tak bisa membeli perlengkapan Pramuka secara lengkap. Hingga sang adik, Bening, yang merasa kasihan terhadap kakaknya, membuatkan sebuah hasduk (atau yang lebih dikenal dengan nama kacu) dari sprei yang berpola Barbie.


Trailer film ini dibuka dengan anak-anak beseragam Pramuka yang sedang melakukan semaphore. Lalu hadirlah sosok Budi, yang berseragam Pramuka, namun berhasduk seadanya. Bukan hasduk berwarna merah putih yang semestinya.

Suatu ketika, sekolahnya akan mengadakan Jambore Nasional. Budi pun ingin mengikuti kegiatan tersebut. Namun, terhalang oleh keadaan keluarganya yang serba pas-pasan, sehingga untuk membeli perlengkapan Pramuka untuk Budi sulit dilakukan. Di sinilah perjuangan Budi dimulai. Ia pun berusaha mendapatkan uang agar bisa mengikuti Jambore Nasional. Sang kakek yang notabene-nya seorang pejuang veteran, ingin melihat cucunya mengikuti kegiatan tersebut.

Film besutan sutradara Harris Nizam, yang pernah men-direct film Surat Kecil untuk Tuhan, menghadirkan sosok Idris Sardi, seorang violis Indonesia, yang juga merupakan ayah dari aktor Lukman Sardi. Sosok Budi akan diperankan oleh seorang anak Bojonegoro bernama Bangkit Prasetyo. Selain itu, di film ini juga menghadirkan dua sosok penyanyi tampan, Petra Sihombing dan Calvin Jeremy.

Perjuangan Budi di film Hasduk Berpola ini bisa kita saksikan pada tanggal 21 Maret 2013 di bioskop-bioskop kesayangan Anda.
Jangan lupa nonton. Mari kita cintai film Indonesia. Kalau bukan kita, siapa lagi.

:)


2 comments:

  1. menghadirkan dua sosok penyanyo tampan......

    penyanyo apa ya??? :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penyanyi itu maksudnya, Mas :p
      Typo...

      Delete