Tuesday, December 27, 2011

Paradise Kiss - Fashion, Love and Life Movie

"Aku akhirnya mengerti kenapa cintaku sudah tidak berbalas selama tiga tahun. Tokumori-kun bukannya tidak sensitif, dia hanya tidak melihatku. Tokumori-kun  sudah jatuh cinta. Dengan cinta pertamanya. Yang masih dia cintai." -Yukari Hayasaka, Paradise Kiss

Buat para pecinta manga Jepang pasti sudah tau dengan komik berjudul Paradise  Kiss karya Ai Yazawa. Karena ratingnya yang tinggi dan sangat populer, manga yang terbit pada tahun 1999-2003 di Jepang ini, dibuat versi TV anime nya pada Oktober - Desember 2005.  Saking terkenalnya ini manga, pihak Warner Bros Pictures, production house yang biasa memproduksi film-film Hollywood terkenal, mau bekerja sama dengan production house di Jepang untuk memproduksi film ini. Dan live-action movie nya pun rilis pada Juni 2011.


Paradise Kiss

Film ini memang bukan film baru, apalagi manganya. Tapi karena kebetulan saya baru tau dan baru menikmati film dan manganya, ternyata emang bagus ceritanya.
Film yang diadaptasi dari manga ini, bercerita tentang seorang gadis bernama Yukari, seorang gadis cantik yang tidak terlalu pintar yang berusaha keras untuk ujian masuk universitas karena ibunya menginginkan hal itu. Namun, hidupnya berubah ketika Arashi menemukan Yukari untuk menjadikannya sebagai model dalam timnya bersama George sang desainer, Miwako, dan Isabella, dalam acara kelulusan di sekolahnya. Awalnya Yukari menolak untuk menjadi model. Ia pun akhirnya memilih untuk menjadi model bersama tim Paradise Kiss. Bagaimana perjalanan Yukari untuk menjadi seorang model? Dan kisah cintanya, di antara Hiroyuki, laki-laki yang disukainya selama 3 tahun, dan George, sang desainer?
Walaupun film ini diadaptasi dari manga, namun keduanya memiliki ending yang berbeda, tapi tetap sama-sama happy ending kok :)

Director
Takehiko Shinjo

Cast
Keiko Kitagawa as Yukari 'Caroline' Hayasaka
Osamu Mukai as Jouji 'George' Koizumi
Yusuke Yamamoto as Hiroyuki Tokumori
Shunji Igarashi as Isabella
Kento Kaku as Arashi Nagase
Aya Omasa as Miwako Sakurada
Natsuki Kato as Kaori Asou
Hitomi Takahashi as Yukino Koizumi
Shigemitsu Ogi as Joichi Nikaido
Michiko Hada as Yasuko Hayasaka
Hiroyuki Hirayama as Seiji Kisaragi
Tomohisa Yuge as Yamaguchi, a cameraman

Selain ceritanya yang seru, fashion di film ini juga keren-keren banget.
Penasaran? Nonton aja filmnya, bisa download di sini . Atau mau baca manganya, bisa download di sini :)

referensi: http://en.wikipedia.org/wiki/Paradise_Kiss

Thursday, December 22, 2011

Happy Mother's Day

Happy Mother's Day

Selamat Hari Ibu untuk semua ibu di seluruh dunia. Untuk ibu, seorang wanita cantik, wanita kuat, wanita hebat, wanita yang tiada duanya kehebatannya.

Well, sebenarnya harusnya saya memposting mengenai Hari Ibu ini adalah kemarin, tepat tanggal 22 Desember. Tapi karena baru sempat sekarang, it's ok lah ya :)
 
Saya hanya ingin bercerita sedikit tentang saya dan ibu. Dulu sejak kecil, jujur saja saya tidak terlalu dekat dengan ibu, saya lebih condong dekat dengan bapak. Entah kenapa, padahal anak-anak kecil biasanya lebih dekat dengan ibunya dibanding bapaknya. Saya mulai dekat dengan ibu justru di saat SMA, ketika saya sudah remaja, sudah mulai mengenal sedikit kehidupan. Biasanya habis pulang sekolah saya selalu bercerita mengenai hal-hal yang terjadi di sekolah.
Selain tempat cerita, ibu juga 'Dewi Penolong' saya. Sepertinya entah butuh berapa kertas untuk menuliskan kebaikan-kebaikan ibu. Salah satu alasan kenapa ibu saya sebut sebagai dewi penolong adalah ketika saya mendapat nilai jelek di sekolah dan hasil ulangan itu harus ditandatangani orang tua, saya pasti lari ke ibu untuk meminta tanda tangannya. Karena ibu nggak pernah marah, hehehe :) Paling dinasihati bentar.
Dan ketika saya mulai kuliah, saya semakin dekat dengan ibu. Kalau pulang ke rumah, pasti banyak hal yang saya ceritain tentang di kampus. Mulai dari kisah pertemanan, kuliah, dosen, sampai cowok :)
Namun, satu-satunya sebutan yang paling tepat buat ibu saya adalah 'Wonder Woman'. Kenapa? Karena ibu saya sangat mandiri, sangat kuat apalagi di saat krisis keluarga saat ini. Ibu benar-benar sabar, tegar, dan terlihat sekali perjuangannya yang setiap saya ingat selalu aja bikin air mata ini jatuh.
Pokoknya, my mom is wonder woman :)

Gimana cerita kalian dengan ibu kalian? :)

source image : click here

Monday, December 19, 2011

Ada Cinta

Ada yang inget dengan lagu "Ada Cinta"  yang dulu sekitar tahun 90-an dinyanyiin sama vokal group Bening? Kalo yang lupa atau nggak tau sama sekali, mungkin sekarang-sekarang ini kalianlebih sering mendengar lagu ini dinyanyikan oleh boyband SM*SH.
Yup, SM*SH me-recycle lagu Ada Cinta ini menjadi lebih easy listening, lebih terdengar lembut, nggak terdengar jadul jadinya. Hehehe. That's just my opinion. Cuma lirik bagian nge-rap nya itu buat saya agak-agak mengganggu. Mungkin karena lirik originalnya nggak pake acara nge-rap, jadi rada-rada aneh :)
Tapi overall, lagu ini memang enak banget, adem, terutama cocok banget buat orang-orang yang sedang terkena virus merah jambu.

ada cinta yang ku rasakan saat bertatap dalam canda
ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam harap
oh indahnya cinta

pernah ku ragu akan sikapmu

tapi mengapa kini semuanya indah
oh resahnya

ada cinta yang ku rasakan saat bertatap dalam canda

ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam harap
oh indahnya

pernah ku malu pada hatiku tapi mengapa kini seolah cinta

(seolah cinta) tlah ku genggam

ada cinta yang ku rasakan saat bertatap dalam canda

ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam harap
oh indahnya

Tuhan ku ingin tahu semoga semua ini (segalanya)

bukan hanya rasa, rasaku saja, rasaku sendiri

ada-ada saja dengan apa yang ku rasa

bergetar di dada buatku merana
i got the feeling cause you making me smiling
thinking of you pusing tujuh keliling
ku merasa oh ada cinta

ada cinta yang ku rasakan saat bertatap dalam canda

ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam harap
ada cinta yang ku rasakan saat bertatap dalam canda
ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam harap
oh indahnya oh indahnya

Nah, ini ada video clip Ada Cinta versi Bening dan SM*SH.




Kamu lebih suka yang mana? :)

sumber lirik: http://liriklagu-liriklagu.blogspot.com/2011/07/lirik-lagu-smash-ada-cinta.html

Wednesday, December 14, 2011

SungKyunKwan Scandal

Buat penggemar drama Korea pasti tau judul yang satu ini, Sungkyunkwan Scandal. K-Drama yang sudah tayang sejak 2010 lalu di Korea, di Indonesia sudah mulai tayang.
Drama ini bercerita tentang gadis bernama Kim Yoon Hee yang menyamar sebagai Kim Yoon Shik, saudara laki-lakinya, untuk bekerja karena dituntut keadaan ekonomi keluarga. Karena suatu keadaan, ia pun lalu mengikuti ujian atas nama Kim Yoon Shik untuk menjadi pegawai pemerintahan di sekolah Sungkyunkwan. Padahal, sekolah ini hanya diperuntukkan untuk laki-laki. Di Sungkyunkwan, ia berteman dekat dengan Lee Sun Joon yang sangat cerdas, Moon Jae Shin yang pemberontak, dan Goo Yong Ha yang playboy.
Bagaimana kehidupan Yoon Hee di Sungkyunkwan, ditambah dengan adanya konflik cinta di antara mereka?

Sungkyunkwan Scandal

Drama ini diperani oleh:
Park Min Young sebagai Kim Yoon Hee
Micky Yoochun sebagai Lee Sun Joon
Song Jon Ki sebagai Goo Yong Ha
Yoo Ah In sebagai Moon Jae Shin

Sungkyunkwan Scandal adalah salah satu drama Korea bersetting sejarah yang saya suka selain Hwang Jin Yi. Salah satu alasannya karena aktor-aktornya ganteng :) Malah menurut saya, mereka terlihat lebih ganteng dalam berpakaian tradisional seperti itu. Tiga karakter cowok-cowok ganteng ini berbeda-beda. Mereka ganteng dengan caranya masing-masing. Yang paling saya suka adalah Moon Jae Shin, hwuaaaa.. *melting. Dari segi cerita pun, drama ini bagus. Walaupun konflik percintaannya masih mudah ditebak dan hampir mirip dengan drama-drama Korea lainnya. Overall, menurut saya drama ini bagus. Buat yang belum nonton, nggak akan nyesel kok :)

Friday, December 2, 2011

Mnet Asian Music Awards 2011

MAMA 2011
Kemarin-kemarin, baru saja diadakan sebuah award, yaitu Mnet Asian Music Awards 2011 atau biasa disingkat MAMA 2011 yang diselenggarakan di Singapore.

Mau tau pemenang-pemenang dari acara ini? Here we go...










source : click here

Tuesday, November 22, 2011

American Music Awards 2011, and The Winner Goes To...



Acara American Music Awards 2011 baru saja berlangsung. Mau tau siapa-siapa aja pemenangnya... Here we go...

Favorite Pop Rock Band/Duo/Group : Maroon 5
Favorite Rap/Hip Hop Artist : Nicki Minaj
Favorite Rap/Hip Hop Album : Nicki Minaj - Pink Friday
Favorite Country band/Duo/Group: Lady Antebellum
Sprint New Artist of the Year: Hot Chelle Rae
Favorite Country Female Artist : Taylor Swift 
Favorite Country Album : Taylor Swift
Artist of The Year : Taylor Swift
Favorite Soul/R&B Album : Rihanna -Loud
Favorite Soul/R&B Female Artist: Beyonce Knowles
Favorite Pop/Rock Male Artist: Bruno Mars
Favorite Latin Artist: Jennifer Lopez
Special Achievement Award (No.1 5 Singles in 1 Album): Katy Perry

sumber : http://musik.kapanlagi.com/berita/daftar-pemenang-american-music-awards-2011.html

We're Proud of You, Garuda Muda... Always

Garuda Muda

 Dan lagi-lagi kita harus kalah dari Malaysia. Di final Sea Games 2011 ini, Garuda Muda harus takluk 5-4 dari Harimau Malaya. Padahal timnas kita sudah unggul lebih dulu melalui gol dari bek timnas, Gunawan di menit '3. Tapi keunggulan itu ga bertahan lama karena Malaysia berhasil membalas dengan gol di menit '34 oleh siapa gitu lupa namanya.
Titus Bonai sempat mencetak gol, namun sayang TiBo berada di posisi offside :(
Hasil seri pun berlangsung sampai kedua babak habis. Babak tambahan pun dimulai, namun ternyata skor pun masih tidak berubah. Yang akhirnya, harus dimainkan drama adu penalti.
Adu penalti. Buat saya, adu penalti selalu terasa menegangkan. Maka dari itu, sering disebut drama adu penalti. Dan sayangnya, kita harus kalah melalui drama itu, timnas kita kalah 3-4, Gunawan dan Ferdinan gagal menjebol gawang yang dijaga kiper Malaysia itu... Yang skor akhir menjadi 4-5

Ya, kitah pun harus kalah (lagi) dari Malaysia. Setelah sebelumnya kita pun kalah 0-1 ketika babak penyisihan Grup A.
Sedih, iya. Kecewa, pasti. Kita pun sangat ingin Indonesia mendapat medali emas di cabang yang sangat bergengsi ini. Apalagi kita sudah 20 tahun tidak pernah mendapat medali emas di cabang sepakbola. Tapi apa daya, kita masih belum bisa mengukir sejarah. Dan dibalik kesedihan dan kekecewaan kita tetap harus bangga pada timnas-U23 yang sudah membawa Indonesia ke final. Mereka sudah berjuang dan melakukan yang terbaik. Untuk kita dan untuk Indonesia.

Mudah-mudahan di pertandingan-pertandingan selanjutnya, Indonesia mampu menjadi juara.
We're proud of you, Garuda Muda, always...

Saturday, November 19, 2011

Raisa - Apalah (Arti Menunggu)

telah lama aku bertahan
demi cinta wujudkan sebuah harapan
namun ku rasa cukup ku menunggu
semua rasa tlah hilang

sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi

namun ku rasa cukup ku menunggu
semua rasa t'lah hilang

sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi

dahulu kaulah segalanya
dahulu hanya dirimu yang ada di hatiku
namun sekarang aku mengerti
tak perlu ku menunggu sebuah cinta yang semu

sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi

Download click here

Sunday, November 6, 2011

Happy Idul Adha

Selamat Hari Raya Idul Adha

Mudah-mudahan kita bisa menjadi pribadi yang lebih ikhlas lagi. Amiin.
Ayo, ayo, pada nyate ga? :)

Wednesday, November 2, 2011

Menikmati "Ujian"

Setiap manusia pasti pernah diuji oleh-Nya. Baik diuji berupa hal-hal yang menyenangkan ataupun masalah-masalah yang menyedihkan. Setiap ujian yang dialami manusia berbeda-beda, tergantung pada level individu masing-masing. Semakin tinggi level mereka, maka semakin berat pula ujian yang dihadapi.
Well, ada perkataan yang saya kutip dari Om Pepeng sewaktu saya menonton acara U2 (Uje & Udin) di Trans 7. Kira-kira seperti ini, "Waktu kita kelas 1 SD, kita ujian dengan soal kelas 1 SD pula. Bukan soal kelas 6 SD kan. Guru pun bisa searif dan sebijaksana itu. Maka Allah yang Maha Arif dan Maha Bijaksana pun akan memberikan ujian sesuai dengan level hamba-Nya." Ya, Allah tidak akan memberikan ujian yang lebih berat dari yang sanggup kita tanggung. Mungkin dari diri kita pernah bertanya-tanya, mengapa Allah memberikan ujian seperti ini kepada kita, mengapa tidak orang lain saja yang mengalaminya? Karena Allah yakin dan percaya bahwa kita sanggup menyelesaikannya, yang orang lain belum tentu sanggup. Yakinlah bahwa setiap ujian itu dapat terselesaikan. Manusia saja membuat gembok pasti bersama kuncinya. Begitu juga Allah yang pasti memberikan ujian beserta penyelesaiannya. Yang penting kita tetap berada pada iman dan takwa-Nya, tetap berdoa, dan tetap berusaha untuk menyelesaikannya. Pandanglah semua ujian yang diberikan oleh Allah dengan perspektif yang indah. Maka akan mudah kita menikmati semua ujian itu.
Ada satu kutipan lagi dari Ustadz Jeffry yaitu, "Ujian terbesar laki-laki adalah ketika mereka sedang berada di puncak kejayaan. Sedangkan ujian terdahsyat wanita adalah ketika suami mereka sedang terpuruk."

Yup, di sini saya hanya ingin berbagi saja dengan teman-teman yang sedang diuji. Bukan bermaksud sok tahu atau apapun. Karena saya pun sedang diuji dengan permasalahan yang datang dengan beruntun.
Let's keep strong, guys... Allah always beside us :)

Sunday, October 2, 2011

Selamat Hari Batik Nasional

Ya, sebelum Hari Batik Nasional berakhir, saya mau mengucapkan telebih dahulu...
"Selamat Hari Batik Nasional..."
Saya berharap, mudah-mudahan batik akan tetap selalu dicintai oleh masyarakat Indonesia karena batik merupakan kebudayaan asli Indonesia, bukan bangsa lain, yang sangat indah dan khas. Batik-batik yang ada di Indonesia memiliki ciri khasnya masing-masing di setiap kota yang memproduksi batik. Contoh kota-kota yang terkenal akan budaya batiknya adalah Batik Solo, Batik Cirebon, Batik Yogyakarta, Batik Pekalongan, dll.
Apa saja ciri khas dari batik di tiap-tiap kota tersebut? Di sini saya hanya akan menjelaskan jenis-jenis batik dari empat kota saja, yaitu Solo, Yogyakarta, Cirebon, dan Pekalongan. Mengapa empat kota itu? Karena menurut saya, empat kota itulah yang begitu terkenal dengan kebudayaan batiknya.

Batik Solo, Batik Yogyakarta, Batik Cirebon, Batik Pekalongan


1. Batik Solo. Pemilihan warna pada batik Solo cenderung gelap, yakni dengan warna khas kecoklatan (sogan) yang mengisi ruang bebas warna.
2. Batik Yogyakarta. Agak berbeda dengan batik Solo, batik Yogyakarta cenderung lebih cerah.
3. Batik Cirebon. Sebagian besar batik Cirebon dikategorikan sebagai batik pesisir, namun ada juga yang dikategorikan sebagai batik keraton. Umumnya, motif dari batik Cirebon bernuansa klasik dan disertai dengan motif batu cadas. Namun, yang paling terkenal adalah motif mega (awan) mendung.
4. Batik Pekalongan. Batik Pekalongan merupakan batik pesisir yang kaya akan warna dan bersifat naturalis. Walaupun terkadang motif yang dimilikki sama dengan batik Solo dan Yogyakrta, namun batik Pekalongan lebih berani dalam bermain warna, hingga terkadang dijumpai dengan kombinasi delapan warna yang dinamis.

Referensi:

Bukan Dia Tapi Aku - Judika

Berulang kali kau menyakiti
Berulang kali kau khianati
Sakit ini coba pahami
Ku punya hati bukan tuk disakiti

[*]
Ku akui sungguh beratnya
Meninggalkanmu yang dulu pernah ada
Namun harus aku lakukan
Karena ku tahu ini yang terbaik

[**]
Ku harus pergi meninggalkan kamu
Yang telah hancurkan aku
Sakitnya, sakitnya, oh sakitnya

Back to [*][**]

Cintaku lebih besar dari cintanya
Mestinya kau sadar itu
Bukan dia, bukan dia, tapi aku
Begitu burukkah ini
Hingga ku harus mengalah

Back to [**]

Cintaku cintaku
Lebih besar dari benciku lebih besar dari benciku
Cukup aku yang rasakan
Jangan dia jangan dia
Jangan dia jangan dia cukup aku
Jangan dia jangan dia cukup aku
Jangan dia

download lagu di sini

Saturday, October 1, 2011

Suck Seed

Suck Seed. Sebuah film Thailand yang baru saya tonton atas recommended dari salah satu teman kuliah saya. Sebenarnya film ini dirilis sudah cukup lama, yaitu 17 Maret 2011 di Thailand dan 15 April 2011 di Indonesia.
Suck Seed adalah film komedi romantis remaja kedua Thailand yang saya tonton setelah Crazy Little Thing Called Love. Jujur, film ini cukup bagus. Cerita sederhana yang dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi menarik dan enak ditonton.

Suck Seed


Director: Chayanop Boonprakob
Starring: Jirayu Laonmanee, Natcha Nuanjam, Pashorn Jiratiwat, Thawat Pornrattanaprasert

Suck Seed bercerita tentang seorang anak laki-laki bernama Ped yang kutu buku dan kurang menyukai musik. Ketika SD, ia jatuh cinta dengan teman sekelasnya yang bernama Ern, karena Ern telah berbagi kecintaannya pada musik dengan Ped. Namun, tiba-tiba saja orang tua Ern harus membawa pergi ke Bangkok sehingga mereka berdua pun terpisahkan.
Ketika SMA, mereka berdua pun dipertemukan kembali. Di sisi lain, Ped bersama kedua temannya, Koong dan Ex, berencana membuat band rock untuk mengikuti sebuah kontes. Mereka pun merekrut Ern sebagai personilnya karena Ern sangat mahir dalam bermain gitar. Namun, terjadi konflik di antara mereka karena Koong pun ternyata menyukai Ern. Sedangkan Ped pun masih memendam rasa cintanya pada Ern.
Siapakah yang akan dipilih Ern? Ped atau Koong? Dan bagaimana nasib band rock mereka?
Buat yang belum nonton filmnya, kalian bisa liat trailernya di sini

Hmm...
Satu hal lagi membuat saya menyukai film ini selain karena kisahnya, yaitu pemeran Ped. He's really absolutely cute. Namanya Jirayu Laongmanee. Aneh ya namanya, hehehe... Aktor ini lahir tanggal 29 Oktober 1995. Really too young for me... Absolutely berondong ini mah, hahaha... But after all, he has great talent and so cuteeeeee... >.< Benar-benar bikin saya jatuh cinta...



Welcome October...

September is just finished, and the new month is begun. Yeah, "Welcome October"
Hope this month will always better than before...

Welcome October !

Friday, September 30, 2011

Danbo, The Cutest Figure

Mungkin kalian sudah banyak yang tahu mengenai boneka yang satu ini. Boneka yang banyak disebut orang sebagai boneka yang memiliki "jiwa". Yup, that is Danbo. Danbo kependekan dari Danboard, yang dibuat menggunakan kertas karton dan memiliki persendian sehingga boneka ini dapat bergerak dengan luwes. Danbo merupakan hasil kreasi dari seorang komikus serial manga "Yotsuba", yaitu Azuma Kiyohiko. Danbo pun sudah banyak dijual di Jepang dengan harga mulai dari 5.000 yen atau sekitar Rp 500.000,00. Hmm... mahal juga yah untuk sekedar boneka seperti ini.
Selain itu, Danbo pun banyak digunakan sebagai objek oleh fotografer karena dapat menghasilkan gambar dengan karakter yang sangat menjiwai.
Nah, di bawah ini ada dua gambar yang sudah saya edit dengan objek boneka Danbo, yang merupakan favorit saya. Masih banyak banget kok, gambar-gambar yang menjadikan Danbo sebagai objeknya, kalian bisa googling :)

Take this flower, please...

Who will take my heart?

Saturday, September 24, 2011

No Copy Paste

Kesal kalau postingan kalian di copy paste tanpa menyebutkan sumber? Pasti. Apalagi hal yang diposting adalah berupa hasil ide kalian berupa pemikiran, cerita pendek, atau puisi. Pasti nggak suka banget kan kalau di copy seenaknya tanpa menyebutkan sumber. Hal tersebut nggak beda jauh dengan pembajakan. Oleh karena itu, upaya postingan kalian ga dibajak seenaknya, di sini ada script agar postingan tidak bisa di copy. Let's bekicot...

Script ini ditaruh di script HTML di bawah tag
Mudah-mudahan bermanfaat buat para blogger :)

Friday, September 23, 2011

Come Back, Please...

I just wanna you come back to the real yourself

Someone who can makes me speechless with your smart
Someone who can makes me amaze with your brilliant brain
Someone who can makes me feel like extraordinary person
Someone who can makes me proud of you

Dad...
Come back, please...

Maybe It's The Worst

August and September this year maybe are the worst month in my life. Something terrible was happened. My love and family life. And you know, those problems were effected to my academic.

The horrible thing was begun with my love life. The happiness that I was feeling before, suddenly vanished. And I never thought that I will fall so deep. Maybe it's just because I put a hope on you too large, and when unexpected thing came, I became hurt. There's one point that I can take from this thing is do not be happy too much because of something that doesn't real yet, sometimes it can makes you disappointed
The second horrible thing is about my family life. I really dunno what to say. Just by imagining it, my tears will fall down. My family condition right now maybe is in the bottom. Really hard through this life if I'm thinking about my little brothers and sisters, my dad, and absolutely my mom.
My mom is the real wonder woman. She really can through the life that really different. She's always patient, strong, and tough. And I never know if in position like that I can be like her. I'm really proud of her.

Sunday, August 28, 2011

Di Bawah Lindungan Ka'bah Part II

Akhirnya rasa penasaran saya pun terbalaskan, film Di Bawah Lindungan Ka'bah berhasil saya tonton. Hmm... tapi jujur, sedikit mengecewakan buat saya. Karena beda banget sama yang di novel. Ya, mungkin inilah kekurangan film-film yang diadaptasi dari novel, tidak bakalan sama persis. Awal-awal cerita pun agak-agak aneh, buat saya. Rada-rada gimana gitu... Selain itu, ada beberapa adegan yang terlalu tiba-tiba. Misalnya, lagi adegan begini, tiba-tiba langsung begini... Yah, jadi agak membingungkan. Dan yang paling mengganggu adalah adanya penitipan iklan di film itu. Beneran deh itu maksa banget. Tiba-tiba ada Gery Chocolatos, Baygon, sama Kacang Garuda. Maakkk, itu setting 20-an, sedangkan ketiga produk tersebut rasa-rasanya belum muncul deh ketika tahun tersebut. But, so far filmnya ok. Adegan sedihnya tetep dapet. Terutama pas ibunya Hamid meninggal, Hamid yang dimintai tolong buat nyuruh Zainab menikah (jujur, adegan ini nyesek banget. Gimana nggak, kita harus meminta orang yang kita cintai untuk menikah dengan orang lain), Hamid pergi ke Mekkah, sama yang terakhir, adegan Zainab sama Hamid meninggal. Yah, adegan-adegan tersebut cukup menguras air mata saya...
Well, selain itu juga, dari film ini banyak hikmah yang bisa diambil kok. Kita belajar keikhlasan, dan tentunya... cinta :)

Monday, August 22, 2011

Stronger and Tougher

Just wanna improve my English skill in writing. Sorry, if it still has many mistakes :)

I'm really proud of my heart. It doesn't need to be asked how my heart has been through and it's being played by something. Something called love. When my feeling is almost neutral, something's coming and suddenly he makes me feel really happy. But when I feel like flying because the happiness is too high, something's really bad comes. And I fall...

Well, it's almost 2 years I keep hiding this feeling and it's not an easy thing, you know. Hmm... absolutely, I don't keep it by myself, some of my friends also know it. But only me who know it specifically. How so deep, how so happy, even how so hurt...

I went to my grandma's house, to calm down myself. Try not to remember about something happened. But, I won't deny it, sometimes I cried in my emptiness. So, I do struggle to neutralize the feeling, to clear my heart from something this crazy thing. So that, I can't fulfill my promise to say directly to him. Sorry if I disappointing some of my friends... I really can't do that. I prefer to keep it from him, until I die... (It's because I read a novel written by Buya Hamka, Di Bawah Lindungan Ka'bah. This novel really inspired me)
And I closed this case, this feeling. Because I've known about something that makes me finally understand, makes me clear, and makes me open my eyes widely. I should end this.

Now, my heart is heal, though it still left a scar. Because I know, it won't be heal 100%. But I still proud of myself, I become stronger and tougher than you ever know it...

Thursday, August 18, 2011

Di Bawah Lindungan Ka'bah

Di Bawah Lindungan Ka'bah merupakan salah satu novel yang ditulis oleh sastrawan Minang, Buya Hamka. Bercerita tentang sepasang manusia, yaitu Hamid dan Zainab yang saling mecintai, namun terpendam, karena status sosial mereka yang berbeda.
Saya tau novel ini pun baru-baru, dari salah satu teman saya, Adrian, yang memang dia orang Minang.
Jujur, saya baca novel ini sampai nangis. Gimana nggak, cinta mereka itu terpendam sampai akhirnya keduanya meninggal. Walaupun bahasa yang ditulis oleh Buya Hamka agak-agak kurang dimengerti oleh saya, karena ini novel roman udah lama banget, tapi intisari dan semua perasaan yang dituangkan di novel itu dapet banget.

Oh iya, novel ini sudah dibuat film yang sebentar lagi akan rilis di bioskop-bioskop kesayangan Anda.

Poster film Di Bawah Lindungan Ka'bah
Produser : Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi
Produksi : Md Pictures
Pemain : Herjunot Ali, Laudya Cynthia Bella, Niken Anjani, Tara Budiman, Hj. Jenny Rachman, Widyawati, Didi Petet, Leroy Osmani
Sutradara : Hanny R Saputra 
Penulis : Titien Wattimena & Armantono
Trailer
Source

Wednesday, August 17, 2011

Semenjak Ada Dirimu - Andity

Tak pernah kuduga
Semuanya berubah
Saat kau memandangku
Bergetar hati ini
Kau berikan harapan tentang
Warna-warni hariku

Semenjak ada dirimu
Dunia terasa indahnya
Semenjak kau ada di sini
Ku mampu melupakannya

Kini aku tak sabar
Kini hati kau untukku
Nyatakanlah kepadaku
Janji indah yg kutunggu
Semua kini t'lah bersinar lagi
Takkan kuingat dia

Semenjak ada dirimu
Dunia terasa indahnya
Semenjak kau ada di sini
Ku mampu melupakannya

Semenjak ada dirimu
Dunia terasa indahnya
Semenjak kau ada di sini
Tak ingin melepaskanmu

Kau berikan harapan tentang
Warna-warni hariku
Warna-warni hariku


Source: http://liriklaguindonesia.net/a/andity/andity-semenjak-ada-dirimu/#ixzz1VIgrpiwW
Download : http://www.4shared.com/audio/bKBwvp60/Andity_-_Semenjak_Ada_Dirimu.htm

Simple Feeling

LAUGH makes me LOVE

Merdeka Indonesia-ku

Selamat Ulang Tahun Indonesia-ku yg ke-66

Hari ini, 17 Agustus 2011. Indonesia sudah merdeka selama 66 tahun. Mungkin, kita memang sudah merdeka dari penjajahan kolonial. Tapi jujur, buat saya Indonesia ini belum merdeka seutuhnya. Masih banyak pribadi-pribadi bangsa Indonesia yang hidupnya belum merdeka. Mudah-mudahan Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik, terutama bebas dari korupsi dan koruptor [jujur, kalo masalah korupsi gemes banget, pengen nge-rukiyah-in para koruptor tuh biar insyaf, kupegang kepalanya, sadar lo sadar...] Semoga nasionalisme kita sebagai bangsa Indonesia semakin bertambah... Termasuk saya sendiri, karena jujur-jujuran aja nih ya, nasionalisme saya baru benar-benar terasa kalau 17 Agustus-an, terutama kalau lagi upacara dan lomba-lomba sama satu lagi, kalau lagi nonton pertandingan olahraga, terutama badminton dan... sepak bola :)

Oh iya, ada yang istimewa juga... search engine Google memperingati kemerdekaan Indonesia juga lho, gambarnya aja orang lagi panjat pinang :)
Tampilan Google hari ini

Terakhir, mudah-mudahan ulang tahun yang ke-66 ini yang kebetulan bertepatan dengan 17 Ramadhan, hari Nuzulul Qur'an akan benar-benar membawa rahmat, membawa berkah, dan membawa Indonesia menjadi lebih baik... MERDEKA!!!

source image : click here

Saturday, August 13, 2011

Puisi dari Bapak

Bapak saya sempat bikin sebuah puisi untuk saya. Judulnya Imagine. Memang tidak ia beliau berikan langsung, tapi beliau posting lewat social network. Walaupun tidak dikatakan, saya tau kalau puisi ini untuk saya, karena saat itu saya sedang agak sedikit kecewa. Gara-gara saya tidak diizinkan untuk pergi ke luar kota, walaupun akhirnya diizinkan setelah dibujuk-bujuk. Begini isi puisinya...

Teruntuk buah hatiku,
Kekecewaan yang dialami cukuplah sudah sampai disini
Aku tak mau melihatmu bersedih karena penyesalan
Jika itu terjadi hancurlah hatiku ... hidupku

Perjalananmu ... cita dan cinta adalah suatu imagine 
Setiap individu bebas tentukan arah untuk kebahagiaannya
Aku akan sangat bahagia melihatmu bahagia
Kesuksesan adalah milikmu pribadi

Jujur, saya nangis waktu baca puisi ini. Karena awalnya saya hanya merasakan kecewa, marah, tidak memikirkan perasaan beliau. Namun, setelah membaca itu saya mulai mengerti... I love you, Dad...

Friday, August 12, 2011

Galau Proyek Akhir


Sekarang saya lagi galau. Galau karena Proyek Akhir alias PA. PA saya belum selesai -__- padahal pembukaan untuk pendaftaran sidang bulan September paling lambat 22-25 Agustus [jujur, ada ketidakadilan, nggak perlu saya kasih tau].
Ada rasa penyesalan, karena di awal sering menunda-nunda dan terlalu santai [faktor golongan darah B kah? Hahaha, mengkambinghitamkan golongan darah]. Ada rasa ketakutan, takut target tidak terpenuhi. Ada rasa kesedihan, takut membuat orang tua kecewa.
Apapun yang terjadi, bahkan kalaupun harus sampai tertunda-semoga tidak-insya Allah akan saya terima, jika memang itu jalan yang terbaik menurut Allah.
Hanya bisa berharap, berusaha, dan berdoa.
Semangat terus Fitri Annisa ^_^

source image: click here

Teen Choice Awards 2011: "And the winner goes to..."



Salah satu ajang penghargaan di Amrik, yaitu Teen Choice Awards 2011 baru aja berakhir. Dan ehemmm... Sudah bisa diprediksi kalo film Harry Potter sama Eclipse ngeborong "papan seluncur" Hahaha. Buat para penggemar Justin Bieber juga pasti senang karena idola kalian menang. Buat doppelganger saya, alias Taylor Swift :p, dia juga ngeborong banyak. Hehehe. Tapi paling senang sih, serial TV favorit saya, The Vampire Diaries menang lumayan banyak juga, 5 awards :) Apalagi Ian "Damon" Somerhalder sama Michael "Tyler" Trevino menang... :))
Buat daftar pemenang lainnya bisa dilihat selanjutnya, let's bekicot :)


Ultimate Choice Award: Taylor Swift
Choice Red Carpet Fashion Icon Female: Taylor Swift
Choice Music Breakup Song: "Back to December," Taylor Swift
Choice Music Female Country Artist: Taylor Swift
Choice Music Country Single: "Mean," Taylor Swift
Choice Music Female Artist: Taylor Swift
Choice Movie Action: "Fast Five"
Choice Movie Actor Action — Johnny Depp, "The Tourist"
Choice Movie Actress Action — Angelina Jolie, "The Tourist"
Choice Movie Sci-Fi/Fantasy: "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1"
Choice Movie Villain: Tom Felton, "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1"
Choice Movie Liplock — Emma Watson and Daniel Radcliffe, "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1"
Choice Summer Movie: "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2"
Choice Summer Movie Star Male: Daniel Radcliffe, "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2"
Choice Summer Movie Star Female: Emma Watson, "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2"
Choice Movie Actor Sci-Fi/Fantasy: Taylor Lautner, "The Twilight Saga: Eclipse"
Choice Movie Male Scene Stealer: Kellan Lutz, "The Twilight Saga: Eclipse"
Choice Movie Female Scene Stealer: Ashley Greene, "The Twilight Saga: Eclipse"
Choice Movie Actor Drama: Robert Pattinson, "Water for Elephants"
Choice Movie Actor Romantic Comedy: Ashton Kutcher, "No Strings Attached"
Choice Movie Actress Romantic Comedy: Emma Stone, "Easy A"
Choice Movie Actress Comedy — Cameron Diaz, "Bad Teacher"
Choice Movie Hissy Fit: Ed Helms, "The Hangover Part II"
Choice TV Show Drama: "Gossip Girl"
Choice TV Actress Drama: Blake Lively, "Gossip Girl"
Choice TV Show Fantasy/Sci-Fi: "The Vampire Diaries"
Choice TV Actor Fantasy/Sci-Fi: Ian Somerhalder, "The Vampire Diaries"
Choice TV Actress Fantasy/Sci-Fi: Nina Dobrev, "The Vampire Diaries"
Choice TV Male Scene Stealer: Michael Trevino, "The Vampire Diaries"
Choice TV Female Scene Stealer: Katerina Graham, "The Vampire Diaries"
Choice TV Reality Show: "Jersey Shore"
Choice TV Male Reality/Variety Star: Paul "Pauly D" Del Vecchio, "Jersey Shore"
Choice TV Show Comedy: "Glee"
Choice TV Actor Comedy: Cory Monteith, "Glee"
Choice TV Breakout Star: Darren Criss, "Glee"
Choice Summer Music Star Male: Bruno Mars
Choice Summer Music Star Female: Katy Perry
Choice Summer Song: "Skyscraper," Demi Lovato
Choice Music Male Artist: Justin Bieber
Choice Twit: Justin Bieber
Choice TV Villain: Justin Bieber, "CSI"
Choice Male Hottie: Justin Bieber
Choice Female Hottie: Selena Gomez
Choice TV Actress Comedy: Selena Gomez, "Wizards of Waverly Place"
Choice Music Group: Selena Gomez and The Scene
Choice Music Single: "Who Says," Selena Gomez and The Scene
Choice Music Love Song: "Love You Like a Love Song," Selena Gomez
Choice Comedian: Ellen DeGeneres
Choice Vampire: Robert Pattinson
Choice Web Star: Rebecca Black

Congratulations for all the winners :)

source image : click here
source article : click here

Wednesday, August 10, 2011

Sejarah Gemini

Cung yang zodiaknya Gemini?!
Ya, saya adalah salah satu wanita anggun yang berzodiak Gemini. Siapa-siapa aja sih orang-orang yang berzodiak Gemini? Yaitu orang-orang yang lahir di tanggal 21 Mei - 21 Juni.
Kalian mungkin sudah pada tahu dengan simbol Gemini. Gemini disimbolkan dengan dua orang kembar. Kenapa bisa? Ada sejarahnya. Mau tau...
Begini ceritanya...
Konstelasi Gemini disimbolkan dengan dua anak kembar yang bernama Castor dan Pollux. Dalam mitologi Yunani, Castor dan Pollux merupakan anak dari Leda namun mereka memiliki ayah yang berbeda. Ayah Castor adalah Raja Sparta, Tyndareus yang bersifat mortal (dapat mati), sedangkan ayah Pollux adalah raja para dewa, yaitu Zeus yang bersifat immortal (tidak dapat mati). Castor dan Pollux terkenal sebagai kesatria yang gagah berani. Mereka tidak dapat saling dipisahkan. Ketika Castor mati, Pollux meminta kepada Zeus untuk membagi keabadiaanya pada Castor agar mereka bisa terus bersama. Mereka kemudian diangkat ke langit sebagai konstelasi Gemini. Mereka adalah pelindung bagi para pelaut yang muncul sebagai St. Elmo's fire

                          http://en.wikipedia.org/wiki/Castor_and_Pollux
                          http://id.wikipedia.org/wiki/Dioskuroi

Petualangan Jogja-Solo-Semarang

Wah, sudah lama saya tidak posting blog. Cukup kangen juga menulis. Saking kangennya, postingan kali ini akan cukup panjang, yaitu berupa kisah perjalanan yang penuh kejutan.

Cerita ini dimulai pada tanggal 27 Juli 2011, saya dan beberapa teman melakukan perjalan ke JogLo Semar alias Jogja-Solo-Semarang :) Awal perjalanan ini dimulai ketika saya diterima untuk interview kerja di Jogja. Kemudian salah satu teman saya, yaitu Suci Rahmadhayanti mengusulkan untuk mengajak teman-teman yang lain ke Jogja juga, jalan-jalan sekalian nemenin :D Awalnya, rencana ini hampir gagal, karena saya nggak diizinkan bos besar (baca: Bapak) buat interview :( Tapi Allah berkehendak lain, saya menerima panggilan yang kedua, dan yang terpenting, akhirnya saya diizinin juga, ahuyyy... :)) Berangkatlah kami ke JogLo Semar dengan jumlah personil enam orang, yaitu saya sendiri, Suci, Yogo, Aep, Ibnu, dan sepupunya Suci yang bernama Robby. Sayang, personil satu lagi bung Adrian ga bisa ikut.




Dari atas: Yogo, Saya, Robby, Aep, Suci, Ibnu


Tanggal 26 Juli sebelum keberangkatan, kami membeli tiket di Stasiun Hall di Bandung. And you know, kejadian lucu ternyata dimulai dari sini. Kami berencana untuk berangkat dengan kereta ekonomi Malabar Express. Transportasi yang lebih murah bagi anak-anak kost seperti kami. Tapi ternyata, tiket ekonomi yang tersisa tinggal lima, sedangkan kami ada enam personil... Beuh... bingung, kami pun berdiskusi sebentar. Akhirnya keputusan dapat. Ibnu memilih untuk membeli satu tiket kelas bisnis dengan harga yang lebih mahal. But, it's ok, yang penting jadi berangkaaaatttttt...

Keesokan harinya, kami mempersiapkan diri masing-masing, packing-packing baju, dan lain-lain. Dan kami berencana kumpul di kostan Aep sebelum berangkat ke stasiun. Sekitar pukul 14.30, Ibnu dan Yogo berangkat duluan ke stasiun dengan motor, yang kemudian motornya nanti dititipkan ke kostan adiknya Ibnu. Sedangkan saya dan Aep menunggu kedatangan Suci dan Robby di kostan Aep. Akhirnya mereka datang juga sekitar pukul tiga. Setelah mereka datang, kami langsung buru-buru berangkat, soalnya kereta akan berangkat pukul 15.30. Padahal jarak dari kostan Aep ke stasiun itu bukan jarak yang dekat. Kami pun langsung memesan taksi. Parahnya, pihak sana masih mencarikan taksi untuk kami.. haduuhh, padahal kami dikejar waktu. Setelah menimbang-nimbang, akhirnya kami memutuskan untuk menyewa angkot. Yah, daripada nunggu taksi yang belum jelas kedatangannya, kami pun langsung berangkat ke stasiun naik angkot dan menyuruh supir angkotnya untuk ngebutttt...

Di angkot, kami berempat H2C alias harap-harap cemas. Takut kalo sampe di stasiun telat. Saat di perjalanan, Suci tiba-tiba ngomong -kira2- gini, "Gimana ya kalo pas kita sampai, eh keretanya baru berangkat...?" Dan ehemmm... langsunglah omongan Suci ini diaminin malaikat, kayaknya. Kita pun sampai di stasiun kira-kira pukul setengah empat lebih satu atau dua menit lah. Turun dari angkot sambil lari-lari, bahkan Aep sampai melorot celananya. Mirisnya, saat kita sedang lari-lari itu, dan kereta api pun baru berjalan pergi meninggalkan kami... Bubbye Malabar Express

Alhamdulillah... PT. KA punya kebijakan. Kita masih bisa berangkat ternyata dengan kereta selanjutnya yang berbeda. Saya, Suci, Robby, Yogo, dan Aep, jadi naik kereta api Kahuripan pukul sembilan malam dari Stasiun Kiaracondong. Sedangkan Ibnu, dia naik kereta Mutiara Selatan pukul lima sore dari Stasiun Hall.




Ini dia tiket kereta api asli plus tiket telat
Ya sudah, akhirnya kami menunggu di stasiun sambil melepas kepergian Ibnu (Yaelah, bahasa gue dong, melepas kepergian... Hahaha). Kami bermure ria, foto-foto nggak jelas, sambil menunggu.



Lagi mure di stasiun
Setelah menunggu sampai Ibnu pergi, kami berlima lalu cao ke Stasiun Kiaracondong naik angkot. Sesampainya di stasiun kami kembali mure karena harus nunggu sampai jam sembilan malam :( Huahhhh... Sambil menunggu kami pun makan di pinggir rel, rasanya benar-benar seperti backpacker.




makan di pinggir rel
Hanya dengan lima ribu rupiah kami membeli sebungkus nasi dengan isi ayam sama tempe... Alhamdulillah :D Lucunya, abang-abang yang jual nawarin nasi ke kita sampai tiga kali... Dua kali pas kita masih nunggu di deket rel, yang ketiga kalinya pas kita udah di kereta...
Setelah nunggu beberapa jam, akhirnya Kereta Api Kahuripan yang kami rindukan datang juga... Riweuh banget pas mau masuk gerbong... Lumayan desak-desakan. Maklumlah, kami naik kelas ekonomi dan gerbong paling belakang -_-"




udah duduk di kereta
Euuwwwhhh... Buat yang belum pernah naik kereta kelas ekonomi, sini saya akan deskripsikan. Kereta kelas ekonomi, buat saya, sangat miris. Jumlah seat yang disediakan sangat tidak mencukupi dengan orang yang ada. Tidak semua orang bisa duduk seat yang disediakan. Malah sepertinya, lebih banyak orang yang berdiri, bahkan duduk di bawah di tengah-tengah jalan, di dekat pintu, bahkan ada juga yang di WC. Banyak orang yang berlalu-lalang sambil berjualan. Nawarin makanan, minuman, alat tulis, kaos kaki, boneka, dan masih banyak lagi. Satu fenomena yang bikin miris adalah, bapak-bapak yang merokok di deket seorang bayi. Aduh, miris banget di situ, nggak bisa kontrol diri sepertinya.
Yah, itu sedikit deskripsi mengenai kereta kelas ekonomi. Bisa ditarik kesimpulan bahwa kereta kelas ekonomi = MURAH tapi MIRIS

Setelah menempuh perjalanan sekitar sepuluh jam, melewati stasiun-stasiun, akhirnya kami pun sampai di Stasiun Purwosari. Ini dia, jeng jeng jeng...




sampai di stasiun
 Nah, di stasiun ini kami dijemput oleh Ibnu yang emang udah sampai duluan. Wah, berasa bule yang dijemput sama pemandu wisata... Hahaha... peace, Nu ^^v Setelah itu, kami pun langsung cao ke rumah Ibnu, tapi sebelumnya sarapan soto ayam dulu di deket rumah Ibnu. Enak sotonya euy... Maknyosss... Nyesel kemarin nggak nambah :'(
Nih, begini nih di kamar Ibnu, pada tidur-tiduran sampe tidur beneran.




di kamar Ibnu
Setelah istirahat sebentar di kamar Ibnu, kami langsung mandi, siap-siap berangkat ke Yogyakarta untuk menemani saya interview sekalian jalan-jalan. Yuhuuuu... Sekitar pukul sebelas kami pun sudah siap dan langsung berangkatttt...




ke Jogja, mau interview :)

Sampai di Yogyakarta, kami langsung mencari gedung tempat interview. Setelah berkeliling-keliling sambil ngeliat nomornya, ditambah bingung karena nomornya pada nggak urut, nanya-nanya orang juga. Akhirnya kami temukan juga gedungnya yang bernama Pacific Building.
Saya langsung masuk ke gedung itu, sedangkan yang lain menunggu sambil sambil jalan-jalan.

Pukul satu siang saya sudah di gedung itu. Hampir satu jam saya menunggu karena karyawan-karyawannya sedang makan siang. Mamaakkk... saya juga belum makan siang :( Sekitar pukul dua akhirnya saya dipanggil. Ternyata tidak langsung interview, saya harus mengikuti tes terlebih dahulu. Karena posisi yang saya apply adalah Game Tester, jadi tesnya adalah bermain games sambil nyari bugs yang ada pada game tersebut. Sekitar 30 menit tes itu berlanjut, saya sampai keasyikan, sampai nggak tau bugs nya apa yang ada di games tersebut. Hahahaha. Setelah selesai, baru saya melakukan interview yang full English -_-"
Namun, hasilnya ternyata saya memang belum berjodoh kerja di sana. Padahal ngeliat tempat kerjanya, karyawan-karyawannya, kayaknya asyik banget. Santai pakaiannya, nggak formal. Tapi ya, mungkin bakal ada yang lebih baik :)

Setelah interview, kami pun langsung berangkat ke Candi Borobudur... Ahuyyyyy... Candi Borobudur, yang pernah menjadi salah satu dari tujuh keajaiban di dunia sebagai candi terbesar. Seru banget di sana, kami foto-foto, liat-liat pemandangan yang memang keren banget, cuci mata liat bule. Oh iya, sebelum kita naik ke atas candi, kita diharuskan untuk memakai kain terlebih dulu, padahal dulu nggak deh ya. Nggak tau juga kenapa sekarang harus pake.




pake kain :)





di Borobudur :)

Setelah dari Candi Borobudur, kami jalan-jalan ke Malioboro. Sampai di sana kami cari makan dulu, secara saya belum makan dari tadi siang, kasian kali perut tersayang. Kami makan sate ayam di sana. Murah banget lho, sepuluh tusuk cuma goceng. Setelah makan, kami langsung belanja-belanji. Tapi saya nggak belanja ding, nggak punya uang. Di sana saya cuma beli celana panjang batik doang seharga dua puluh rebu. Kalo lagi ada duit banyak, wuaahhhhhhh... pasti bakal kalap saya.




di Malioboro :)

Setelah dari Malioboro kami langsung pulang ke Solo, eh, nggak ding, kami mampir sebentar ke rumah uwaknya Robby yang ada di Jogja. Setelah itu, baru deh ke Solo. Di sana, kami makan di angkringan karena lapar banget. Hmm... angkringan ini tempat makan kayak warung tenda kecil gitu. Nah di situ nasinya udah dibungkus-bungkus, tinggal milih mau berapa bungkus dan isi dari nasi itu apa. Kemudian lauknya juga kita tinggal milih, karena sudah disediakan di meja. Ya, mirip-mirip sama prasmanan gitu.




makanan di angkringan

Setelah makan selesai, baru deh kami balik ke rumah Ibnu dan sampai sekitar pukul 12 malam. Setelah itu kami pun istirahat karena pagi-pagi kita mau pergi ke Semarang, nemenin Ibnu daftar kuliah ekstensi ke S1. Ada kejadian seru sebelum tidur, waktu itu Robby mau ngambil handuk yang dijemur di balkon, saat ngambil handuk, tiba-tiba aja dia ketakutan. Otomatis saya dan yang lain pun kaget, kenapa dia tiba-tiba ketakutan gitu. Katanya dia ngeliat hitam-hitam di rumah seberang Ibnu. Setelah diselidik keesokan harinya, ternyata yang hitam-hitam itu cuma patung. "Cape deh, By..." -_-" Setelah itu kami pun tidur...

Gebraakkkk... bangun tidur tiba-tiba ada suara yang jatuh. Yah, saya tidur sampai merubuhkan gorden di kamar Ibnu. Karena saya tidur di dekat tembok yang gordennya sampai ke lantai, pas bangun mungkin tiba-tiba ketarik dan jatuh... Malunya... Saya langsung memanggil Aep buat ngebenerin tu gorden. Setelah bangun tidur, kami semua langsung sarapan dan mandi untuk berangkat ke Semarang.
Sebelum berangkat ke Semarang, Robby melakukan hal gila. Mau tau kegilaan apa? Picture will tells it.




hantu pohon pisang jadi-jadian. Mana takut bang kalo hantunya kayak begini? Hehehe

Yup, Robby pura-pura jadi hantu di bawah pohon pisang yang ada di depan rumah Ibnu. Beneran lah ni orang, gilak maksimum. Ketawa melulu bawaannya. Hahaha. Piss Robby ^^v Setelah Robby melakukan aksi kegilaanya, kami pun langsung berangkat ke Semarang. Selama perjalanan ke Semarang ya normal-normal saja, cuma saudari Suci tiduuuuurrrrr mulu kerjaanya. Sedangkan saya dan yang lain paling ngemil-ngemil dan sedikit narsis-narsis di mobil. Setelah sampai di Semarang, kami menuju universitas tempat Ibnu mau mendaftar, tapi sayang, ternyata kuota kelasnya udah penuh. Setelah dari universitas, kami (baca: Suci dan Robby) mencari oleh-oleh. Dan sekali lagi, saya mah nggak beli apa-apa, hahaha. Faktor kanker. Setelah itu, para lelaki melakukan sholat Jumat, saya sama Suci menunggu sambil menikmati es teh manis dan narsis-narsis ;)

Setelah selesai, kami pun kembali melakukan perjalanan ke Solo karena jam empat sore kami harus sudah kembali ke Bandung. Otomatis selama perjalanan cukup ngebut karena mengejar waktu. Dan, hadirlah kejadian yang paling menegangkan. Kami hampir ribut dengan pengendara motor. Gara-garanya pas lagi jalan, motor itu malah menghalangi kita. Saat ingin menyalip, eh motor itu malah menutupi jalan. Terus entah gimana-gimana, akhirnya motor itu berhasil disalip dengan cara yang jujur, buat saya agak menakutkan. Entah tiba-tiba motor iu terus ngebalap kami dan marah-marah nyuruh turun dari mobil. Dimulai deh adu mulut ribut-ribut. Akhirnya kami pun berhenti, menepi ke pinggir jalan gara-garanya motor itu berhenti di depan kami. Untung sungguh beruntung, ada polisi yang menengahi kami. Setelah keributan kecil yang menegangkan tapi seru ini, kami pun langsung capcus lagi, melanjutkan perjalanan ke Solo.

Setelah sampai di Solo, tepatnya di rumah Ibnu, kami pun siap-siap untuk berangkat lagi ke Bandung. Abis packing-packing, kita makan dulu... Sebelnya perut saya agak-agak bermasalah, jadi makannya kurang lahap. Padahal ngeliat makananya pengen saya sikat semuanya itu.




yum yum yummy :)
Setelah selesai makan, kami pun langsung menuju terminal. Kali ini kami pulang naik bis. Mencoba sesuatu yang lain, karena pas berangkat kami udah naik kereta. Selain itu juga, naik bis, Bis Kramat Djati tepatnya, ini ntar dapet snack plus makan malam gratis. Yoyoyo. Terus di bis pun enak, kursi empuk dapet bantal plus selimut. Nggak kayak di kereta kemarin -_-" Setelah sampai di terminal, kami menunggu sebentar, tak lama kemudian bis pun datang. Kami pun langsung masuk dan duduk sesuai seat yang sudah dipesan. Di seat kiri, Aep dan Suci duduk paling depan, kemudian di belakang mereka saya dan Robby. Di seat kanan, Ibnu paling depan, di belakangnya Yogo.
Selama awal perjalanan lancar-lancar saja. Tapi kemudian di tengah perjalanan, ada kejadian seru lagi. Bis yang kami tumpangi bersenggolan dengan mobil yang akhirnya sempat ribut-ribut sebentar. Setelah menyelesaikan permasalahan itu kami pun melanjutkan perjalanan.



lecet-lecet di mobil
Sampai di Semarang, ada tempat yang keren kali, mirip sama Bukit Bintang yang ada di Bandung :) Keliatan lampu-lampu cantik yang menyala...
Di tengah-tengah perjalanan, akhirnya bis pun terhenti untuk makan malam. Ada kuponnya lho, biar dapat makan gratis. 




kupon makan :)
Setelah makan, kami melanjutkan perjalanan. Setelah itu sepanjang perjalanan, kami sepertinya lebih banyak tertidur karena kecapekan... Dan akhirnya sampai Bandung sekitar pukul setengah tujuh pagi.
Well, that's my story... Tentang perjalanan yang begitu penuh cerita, pelajaran, dan pengalaman.
Dari awal ketemu teman baru, sepupu Suci alias Robby yang gilak abis :p, yang terlambat kereta, terus mure di stasiun nunggu di pinggir rel, naik kereta ekonomi yang keadaannya bener-bener miris, ribut-ribut sama pengendara motor, bahkan sampai pulang bis yang ditumpangi senggolan dengan mobil.
Thanks a lot buat Ibnu yang udah mau dibikin repot sama kami semua :p
This will be unforgettable story :)

Friday, July 15, 2011

Happy Ending

Aku mematut bayanganku pada cermin yang tingginya melebihi tubuhku. Sungguh berbeda dengan aku biasanya. Tidak ada aku yang biasa memakai kemeja dan celana jeans. Kini bayanganku adalah sesosok gadis sangat anggun dengan balutan kebaya berwarna ungu muda. Kakiku yang biasa hanya menggunakan sepatu kets atau sandal jepit, berganti dengan sepasang high heels berwarna silver. Rambut sebahu yang biasa aku gulung-gulung tak jelas menggunakan sumpit atau pensil, kini dibuat ikal dan dibiarkan terurai. Wajah yang biasa polos tanpa make-up, kini tidak. Ada sentuhan bedak, blush-on, eye shadow, eyeliner, lipstick, mascara. Oh, nggak menyangka aku hafal juga nama-nama makeup.

Mungkin kalian heran mengapa aku berdandan seperti ini? Hmm… karena hari ini adalah hari wisudaku. Hari di mana aku telah lulus sebagai mahasiswa dan dinyatakan sebagai sarjana teknik. Dan hari ini adalah hari di mana aku harus memenuhi janji pada diriku sendiri, untuk menyatakan perasaanku yang sudah terpendam selama dua tahun. Pada kamu.

***


Pandanganku mengelilingi aula yang penuh dengan orang-orang. Mencari-cari sesosok yang sangat ingin kutemukan. Kedua bola mataku akhirnya berhenti pada sosok laki-laki tinggi kurus dengan kulit sawo matang. Tidak tampan, tapi begitu berkharisma dengan kecerdasannya yang begitu tinggi. Laki-laki yang sedang sendirian di salah satu sudut ruangan. Memakai kemeja navy blue dibalut jas berwarna hitam. Pandangan laki-laki itu menerawang, entah apa yang ada di pikirannya saat itu. Laki-laki itu terlihat ingin menghindari dari keriuhan pesta wisuda ini untuk sejenak. Laki-laki itu, kamu.

Aku pun berjalan menghampiri kamu. “Ditra…” panggilku dengan suara perlahan.

“Eh, Fahrani.” ucapmu sambil tersenyum. Kamu memang sangat mudah tersenyum. Bahkan ketika kamu berbicara seperti biasa pun, seolah-olah kamu memang sedang tersenyum.

“Ditra, aku pengen ngasih ini.” Aku mengeluarkan selembar surat berwarna putih dari tas silver kecil yang kugenggam. Surat yang sudah sengaja aku tulis untuk diberikan kepada kamu. Surat berisi perasaan aku selama ini.

“Apa ini, Ran?” Tanya kamu heran sambil mengerutkan kening, namun tanganmu tetap menerima surat yang aku ulurkan.

“Aku sengaja bikin surat buat kamu sama teman-teman yang lain juga. Buat kenang-kenangan aja.” aku berbohong. Aku hanya menuliskan surat untuk kamu.

“Oh, pasti aku baca nanti.” ucap kamu, lagi-lagi sambil tersenyum.

“Satu lagi.” ucapku kemudian. Aku menarik nafas sejenak. menghembuskannya. Hatiku langsung mencelos. Tapi mau tidak mau, janji itu tetap harus aku ucapkan. Aku sudah berjanji pada diriku sendiri, kalau perasaan ini masih ada, akan aku ungkapkan pada kamu saat wisuda. “Makasih selama ini udah ada di hati aku…” ucapku dengan cepat. Aku langsung berbalik pergi meninggalkan kamu yang mungkin bingung dengan ucapanku barusan. Namun, langkahku ternyata masih kalah cepat. Tiba-tiba saja aku merasa ada yang menahan lenganku, kamu.

“Tunggu!” seru kamu kemudian. Aku yakin kamu pasti membutuhkan penjelasan dari kalimat yang baru aku ucapkan.

“Enggak!” seruku. Aku berusaha melepaskan tanganmu yang mencengkram lenganku. Aku ingin pergi darimu secepatnya. Aku takut menatapmu. Aku takut menjelaskan.

“Fahrani tolong jangan pergi dulu. Aku butuh penjelasan dari pernyataan kamu tadi.” dengan tegas kamu berkata sesuai perkiraanku. Kamu memang butuh penjelasan.

“Nggak mau. Jangan paksa aku, Dit. Semua penjelasan bisa kamu baca di surat yang aku kasih.”

“Aku nggak mau. You must tell me, Fahrani. Jangan menghindar, please… Sekarang ikut aku.” Tiba-tiba saja kamu menarikku ke suatu tempat. Aku nggak bisa menolak. Takut pemberontakanku nanti malah mengundang reaksi orang dan merusak pesta. Ternyata kamu membawaku ke sebuah tempat di tepi danau yang terletak di belakang kampus.

“Sekarang udah nggak akan ada orang yang dengar. Jadi tolong perjelas dengan semua yang kamu katakan tadi.” kamu meminta dengan begitu tegas. Aku takut dan memilih untuk diam.

“Fahrani, tolong…”

“Aku sayang sama kamu…” dengan menyerah akhirnya aku mengungkapkan juga perasaan yang kupendam selama dua tahun itu. “Dua tahun aku pendam. Dua tahun aku simpan. Dua tahun aku tersiksa. Dua tahun aku sakit. Karena kamu.” entah sepertinya aku sudah meracau, mengungkapkan semua yang aku pendam selama ini.

Hening. Reaksimu hanya diam saja atas penjelasan yang kamu pinta dengan paksa. “Nggak ada reaksi apa-apa? Lebih baik aku pergi.” aku pun mulai melangkah pergi, dan lagi-lagi kamu menahan langkahnya.

“Kamu seneng banget ya langsung main pergi gitu!” seru kamu kemudian. Aku mendongak, menatap wajahmu dengan serius. Jantungku mulai berdegup tak karuan.

“Kamu nggak ada reaksi apa-apa.” ucapku kemudian.

“Karena aku tau…” sungguh ucapan kamu membuat aku kaget. “Iya, aku tau selama ini mungkin kamu ada perasaan sama aku. Tapi itu masih sekedar perasaan aku saja. Tapi aku kaget, kalau ternyata perasaan itu memang benar…”

“Aku takut…” ucapku pelan. Kepalaku kemudian menunduk. Sepasang telingaku kututupi dengan kedua tangan. Ingin sekali aku menangis saat itu juga, tapi tak mampu. Terlalu tinggi harga diriku untuk menangis di hadapan kamu.

“Fahrani…” kamu melepaskan kedua tanganku yang menutupi telinga. Kamu menatapku dengan sorot mata itu, sorot mata yang selalu membuat aku merona malu, sorot mata yang saat aku tatap membuatku refleks menundukan kepala.

”Aku juga sayang sama kamu…” ucap kamu dengan nada sungguh-sungguh, nada keseriusan, nada kejujuran.

Aku pun mendongak menatap wajahmu. Mencari-cari ekspresi bercanda dari wajahnya. Tapi tidak ada. Ucapan kamu adalah sungguh-sungguh dan serius. Pernyataan kamu benar adanya. Selama dua tahun aku menyukaimu, akhirnya kamu memiliki perasaan yang sama.

“Kamu sayang sama aku?” aku bertanya lagi untuk meyakinkan perasaanmu benar adanya.

“Iya, aku sayang kamu.” kamu mengangguk. “Tapi…” tiba-tiba saja kamu mengucapkan satu kata yang membuat aku penasaran. Ekspresimu berubah, seperti menyimpan rasa bersalah. Kamu terdiam sebentar, bingung antara ingin melanjutkan atau tidak.

“Tapi apa, Dit?” tanyaku penasaran. Mengapa ucapanmu harus terpotong?

But, we can’t be together. Aku sudah dijodohkan. Dan aku udah terlanjur menerimanya.” lanjut kamu kemudian.

Kalian tahu, rasanya seperti seseorang baru saja melepaskan pisau yang tertancap di dadamu, namun beberapa detik kemudian harus ditancapkan lagi. Lebih sakit. Dan sangat sakit tentunya.

“Lebih baik aku nggak pernah tau perasaan kamu, Dit. Kalau tau faktanya seperti ini. Atau bahkan lebih baik lagi kalau kamu nggak punya perasaan yang sama.” Air mataku memang sudah tak terbendung lagi. Rasa gengsi untuk tidak menangis di hadapan kamu runtuh sudah. Aku berbalik pergi dan kamu tak menahan lenganku lagi.

Sesaat aku menoleh ke belakang. Berharap kamu akan mengejarku. Berharap kamu akan memperjuangkan aku. Tapi aku hanya berharap, dan harapan hanya harapan. Ketika aku menoleh, yang kulihat kamu sedang membaca suratku. Dan aku berbalik pergi.

Dear Ditra…

Surat ini adalah surat kenang-kenangan dari aku. Salam perpisahan setelah kita akhirnya lulus dan wisuda. Saat kamu baca surat ini, mungkin kita nggak akan bertemu dalam jangka waktu yang cukup panjang. Aku sangat berharap seperti itu. Kenapa? Aku terlalu takut. Karena saat kamu membaca surat ini pun, kamu akan tahu dengan suatu fakta yang mungkin akan membuat kamu menjadi merasa tidak nyaman.

Selama kita empat tahun kuliah, banyak hal yang sudah kita lewati. Dan kamu tahu, ternyata dua tahun awal cukup membuat aku untuk sayang sama kamu selama dua tahun akhir ini. Sampai saat ini. Mungkin kamu nggak sadar, atau malah mungkin kamu memang sudah tahu.

Dua tahun. Waktu yang menurut aku nggak lama untuk memendam perasaan yang semakin lama malah semakin tidak memudar. Perasaan yang semakin aku berusaha untuk hilangkan, malah semakin kuat mengakar.

-Fahrani-

***

Tiga tahun kemudian…

“Saya pesan Latte satu.”

“Itu saja?”

“Satu lagi, saya ingin… cinta kamu.”

Aku mendongak menatap laki-laki berkacamata dengan frame tebal berwarna hitam di hadapanku. Topi yang dipakainya agak menutup mata, sehingga tidak terlalu jelas wajahnya. Aku menyipitkan mata, berusaha mengenali sesosok itu. Pasti laki-laki ini orang yang aku kenal. Tidak mungkin seseorang dari antah berantah tiba-tiba menginginkan cintaku. Hanya psikopat yang seperti itu. Dan laki-laki di hadapanku ini terlihat seseorang yang waras.

“Hmm…” aku bergumam sambil menatap laki-laki di hadapanku. Menenbak-nebak siapa dia sebenarnya. Parasnya seperti sudah tidak asing lagi baginya.

“Masih belum bisa nebak laki-laki ganteng dengan suara merdu di hadapan kamu ini?” ucap laki-laki itu kemudian sambil tersenyum. Suara itu. Senyum itu. Wajah itu. Laki-laki itu. Kamu.

“Ditra?!” seruku kemudian. “Kamu…”

Kamu langsung melepas topi yang kamu pakai. Merapikan rambut sesaat. “Gimana kabar kamu, Ran?”

“Aku… baik.” jawabku. Sejujurnya aku kaget, Dit. “Eh, duduk di situ yuk!” Aku kemudian menunjuk salah satu meja di sudut ruangan coffee shop ini.

Ya, akhirnya aku berhasil mewujudkan impianku dulu, yaitu membuka sebuah coffee shop. Walaupun coffee shop yang aku buka ini masih kecil-kecilan, belum terlalu besar apalagi semewah Starbuck.

Kita berdua lalu berjalan menuju meja yang aku tunjuk tadi kemudian duduk. “Oh iya, gimana kabar kamu, Dit?” Aku kemudian balik bertanya. Jujur saja, semenjak kejadian di danau dekat kampus tiga tahun lalu, kami tidak pernah berkomunikasi lagi. Walau sekalipun. Aku takut, kalau kamu akan membahas hal itu. Lagipula untuk apa, toh kamu sudah bersama perempuan lain.

“Aku juga baik. Cuma masih ngerasa bersalah banget semenjak kejadian tiga tahun lalu.” jawab kamu. Bingo, ternyata kamu benar-benar akan membahas hal itu sepertinya.

“Udah, Dit. Aku nggak mau ngebahas hal itu lagi.” pintaku. Aku benar-benar ingin menetralkan perasaan aku untuk kamu.

“Tapi aku mau, Ran. Aku… aku udah mutusin perjodohan itu. Aku salah. Aku bodoh.” ucapmu kemudian. Suaramu bergetar, terdengar ada rasa bersalah yang begitu dalam dan ada rasa sakit yang begitu menghujam.

“Butuh tiga tahun untuk memikirkan betapa salahnya kamu dan betapa bodohnya kamu? Hah?” entah mengapa aku malah bersikap sedikit keras. Kulihat kamu terdiam dengan ucapanku barusan.

“Maafin aku…” ucap kamu setelah terdiam agak lama. “Aku butuh maaf kamu.”

 Tiba-tiba kedua tanganmu menggenggam tangan kananku. Tidak terlalu erat, tapi aku merasakan seolah-olah kamu tak ingin melepaskan. Dan entah aku merasakan ada sesuatu di genggamanku. Aku melepas genggamanmu. Kulihat ada selingkar cincin emas putih di telapak tanganku. Cincin sederhana.

“Aku hanya mengenal happy ending, kalau kisah kita belum happy, berarti itu belum ending.” ucapmu kemudian saat melihatku yang begitu kaget dengan cincin yang kamu berikan itu. Aku mendongak menatap kedua matamu. Tapi pandanganku tak jelas, dibuat kabur oleh air mata yang menggenangi.

“Fahrani Alleyda. Aku pengen kamu jadi pendamping hidup aku sampai aku mati. Jadi ibu dari anak-anakku nanti.” tiba-tiba saja kamu mengambil cincin dari telapak tanganku, kemudian memasukkan ke jari manis kiriku.

“Seenaknya aja kamu masukkin cincin ke jari aku. Emangnya aku udah…” tiba-tiba saja mulutku terbungkam. Tak bisa melanjutkan kata-kata yang hendak aku ungkapkan. Kamu membungkam ucapanku, dengan bibirmu.

“I know you still love me…” 

"Cerpen ini diikutkan pada lomba Arisan Cerpen Romantis - Café Rusuh."