Thursday, August 23, 2012

[Review] A Gentleman's Dignity

So this is it, salah satu k-drama tahun 2012 yang bagus banget ceritanya.
Jeng jeng jeng...
A Gentleman's Dignity


AGD Poster

Cast:
Jang Dong Gun as Kim Do Jin
Kim Ha Neul as Seo Yi Soo
Kim Soo Ro as Im Tae San
Kim Min Jong as Choi Yoon
Lee Jong Hyuk as Lee Jung Rok
Yoon Se Ah as Hong Se Ra
Kim Jung Nan as Park Min Sook
Yoon Jin Yi as Im Me Ah Ri
Lee Jong Hyun as Collin

A Gentleman's Dignity bercerita tentang kisah cinta dan persahabatan dari empat laki-laki berumur 41 tahun, yaitu Kim Do Jin, Im Tae San, Choi Yoon, dan Lee Jung Rok. Namun, fokus cerita lebih ditunjukkan kepada Kim Do Jin.

Kim Do Jin jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang guru sekaligus wasit tim baseball bernama Seo Yi Soo. Namun ternyata, Seo Yi Soo malah jatuh cinta pada Im Tae San, sahabat Kim Do Jin. Sedangkan Im Tae San sendiri sudah memiliki kekasih, yaitu Hong Se Ra, sahabat Seo Yi Soo. Wew, cukup ribet yah. Tapi keribetan kisah cintanya nggak cuma di situ aja.
Masih ada Choi Yoon yang menyukai Im Me Ah Ri, adik Im Tae San. Namun, Choi Yoon menahan perasaannya, padahal Me Ah Ri sudah terang-terangan mengejar Choi Yoon. Hal ini dikarenakan kakaknya Me Ah Ri alias Im Tae San tidak menyetujui hubungan mereka. Latar belakang Choi Yoon yang seorang duda dan sudah berumur 41 tahun tidak bisa diterima Im Tae San, sedangkan Me Ah Ri masih berumur 24 tahun. Perbedaan umur mereka inilah yang jadi masalahnya.
Kemudian ada Lee Jung Rok, yang sudah menikah dengan seorang perempuan kaya yang berumur lebih tua, bernama Park Min Sook. Lee Jung Rok ini menikah karena kekayaan sang istri. Namun karena playboy dan sering melepaskan cincin nikahnya, ia terancam bercerai dengan istrinya.



Well, sebenernya masih ada kisah cinta yang ribet lainnya, tapi mending jangan diceritain, terlalu spoiler ntarnya, hahaha. Soalnya emang baru ketebak di akhir episode :)

K-drama dengan sebanyak 20 episode ini emang bagus banget, walaupun pemain-pemainnya lebih dominan ahjussi-ahjussi. Tapi ceritanya bagus. Komedinya ngena banget. Sedihnya apalagi. Alur ceritanya juga cukup unik, di setiap episode di awalnya, selalu menampilkan flashback hidup keempat laki-laki itu. Dan cerita flashback inilah yang selalu bikin kocak. Selain itu, di film ini juga ada beberapa cameo, seperti Sooyung SNSD dan YongHwa CN Blue. Oh iya, gitaris CN Blue alias Lee Jong Hyun main juga lho di k-drama ini. Bukan, bukan sebagai cameo. Tapi betulan main :)
Nih, di sini ada trailer-nya, bisa diintip :)



Sunday, August 12, 2012

Titik Ternyaman


Dan akhirnya kita bertemu lagi, di tempat dan momen yang berbeda...

Aku melihatmu. Lagi. Namun entah mengapa, kali ini tidak ada rasa berdebar seperti waktu itu. Aku hanya merasa senang. Tidak, bukan hanya senang, tapi lebih dari sekedar itu. Aku sangat sangat senang. Senang menatap wajahmu lagi, senang melihat senyummu lagi, dan terutama senang karena bisa mendengar kamu menyebut namaku lagi.

Aku duduk di sudut ini, kau di sudut itu. Kita berhadap-hadapan, berbincang-bincang, melepas rasa yang disebut rindu, yang aku rasakan. Entah denganmu. Namun, aku tak sebebas kemarin, karena kita tak berdua.

Tiba-tiba, kau pun berpindah tempat, dari sudut itu ke dekatku. Belum terlalu dekat. Dan seperti ada gravitasi, aku langsung berpindah ke sebelahmu, agar lebih dekat denganmu. Entah, denganmu aku memiliki keberanian. Keberanian untuk menunjukkan rasa dan keberanian untuk menjadi diriku saat bersamamu.

Malam semakin larut. Rasa kantuk pun sudah tak bisa lagi kutahan. Dan aku pun tidur di sebelahmu. Tidurku belum terlalu lelap. Aku masih mendengar suaramu yang mengajakku bercanda, suaramu yang menggombaliku, dan suara petikan senar gitar yang sedang kau mainkan. Dan aku pun langsung terlelap tidur.

Tak lama aku pun terbangun. Menatap wajahmu saat pertama kali membuka mata, karena kau ternyata masih di sampingku. Kau pun tertawa, melihatku yang baru bangun tidur. Kuhanya bisa menutup wajah dengan selimut, malu denganmu.
Ah~ sungguh momen ini adalah titik ternyaman saat bersamamu.

Friday, August 3, 2012

Hari Untuk Kita




Seharusnya hari ini adalah hari untuk kita
Untuk kita yang akan pertama kali bertemu di tempat berbeda
Untuk kita yang akan menghabiskan waktu hanya berdua
Untuk kita yang akan bertukar senyum dan melepas rindu

Mungkin aku yang terlalu bahagia
Bagaimana bisa aku tak bahagia
Bahagia karena akan bertemu denganmu
Denganmu yang selama dua bulan kita tak saling berbagi tawa dan rayuan

Hari ini hanyalah tertunda
Akan ada hari lain untuk kita
Mungkin besok, lusa, atau hari-hari berikutnya
Untuk kita


Friday, July 20, 2012

[Preview] Perahu Kertas The Movie



Buat penggemar buku-buku karya Dewi 'Dee' Lestari, selain tetralogi Supernova nya yang fenomenal, pasti tahu bukunya yang berjudul Perahu Kertas. Novel Perahu Kertas sudah pernah saya review sebelumnya di sini. Dan novel ini bakal difilmkan :)
Nih, ada trailer-nya... bisa diintip :)


Film ini bakal disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Saya harap sih dia nggak bakal ngecewain penyuka novel Perahu Kertas. *jadi inget waktu dia nyutradarain Ayat-ayat Cinta, really disappointed*
Buat casts-nya yang jadi Kugy adalah Maudy Ayunda. Saya baca komentar-komentar di Youtube sih, banyak yang nggak setuju. Katanya kurang unik atau apalah. Mungkin image dari Maudy udah terlihat sebagai perempuan yang kalem. But, I believe she's gonna act great in this movie :)
Tapi buat saya sih, dia cocok-cocok aja. Because I love her acting. Trus film-film yang udah pernah dimainin Maudy juga memang film-film yang cukup bagus. Seperti Untuk Rena, Sang Pemimpi, Rumah Tanpa Jendela, Tendangan dari Langit, dan Malaikat Tanpa Sayap. I think she deserves it :) 
Untuk pemeran Keenan, yaitu Adipati Dolken. Well, karena saya belum pernah nonton film-filmnya Adipati, so I won't comment anything about him. Yang saya tau dia pernah main film bareng Maudy di Malaikat Tanpa Sayap. Dan karena saya juga belum pernah nonton filmnya, so mungkin di film tersebut chemistry mereka bagus. Yang sekali lagi maybe, di film ini chemistry mereka bakal lebih kuat lagi. Well, we'll see :)
Selain itu ada juga Reza Rahadian yang berperan sebagai Remi, Elyzia Mulachela sebagai Luhde, Kimberly Ryder sebagai Wanda, Dion Wiyoko sebagai Ojos. Cast lebih lengkapnya mungkin ntar liat filmnya aja nanti tanggal 16 Agustus 2012 :)
In my opinion, untuk aktris dan aktor pemeran Kugy, Remi, dan Ojos, saya suka banget. Karena saya suka mereka. Especially Reza Rahadian. Seperti Maudy Ayunda, film-filmnya Reza selalu bagus-bagus :)
Oh iya yang mengisi soundtrack film ini adalah pemeran Kugy sendiri alias Maudy Ayunda. Mau denger? Kalian bisa dengerin di sini :)

Nih, lirik lagunya...

Perahu kertas ku kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila tapi ini adanya
Perahu kertas mengingatkanku
Betapa ajaib hidup ini
Mencari-cari tambatan hati kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi, cita-cita yang lama kupendam sendiri
Berdua, ku bisa percaya

Ku bahagia
Kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada
Di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu

Tiada lagi yang mampu berdiri
Halangi rasaku cintaku padamu

Oh iya, di teasernya itu ada prolog Kugy yang ngasih surat untuk Neptunus, so this is the letter...

Dear Neptunus,

Aku mencintainya
Di depannya aku menjadi diriku sendiri
Seperti airmu yang selalu membawa pesanku
Diapun begitu
Membuatku hanyut oleh sorot matanya
Membuatku lupa oleh kesedihan dalam suaranya
Sampai aku tak bisa katakan apa-apa padanya
Bahkan untuk sekedar bilang, "rindu" atau "butuh"
Banyak yang nggak ngerti
Lalu terluka dan saling menyalahkan
Karena itu aku takut bicara tentang hati
Maka aku tuliskan saja
Lalu kusimpan
Dan mungkin kukirimkan ke... entah ke mana

Well, mudah-mudahan film ini nggak bakal ngecewain :)

referensi: http://id.wikipedia.org/wiki/Maudy_Ayundahttp://id.wikipedia.org/wiki/Adipati_Koesmadjihttp://www.kapanlagi.com/showbiz/film/indonesia/perahu-kertas-rilis-official-trailer-ce4199.htmlhttps://www.facebook.com/pages/Perahu-Kertas/262497090225
sumber gambar: http://klimg.com/kapanlagi.com/p/617998923.jpg

Monday, July 16, 2012

[Review] Pillow Talk



Pernah jatuh cinta dengan sahabat sendiri? Pernah masuk ke dalam zona yang disebut friendzone?
Oke, jangan tanya saya dengan pertanyaan yang saya ajukan, karena saya nggak mau jawab.
:p

Pillow Talk...
Sebenarnya udah lama saya liat buku ini di Gramedia, saya baca sinopsisnya, oke, this is really me, jadi pengen banget beliiiii... *tersirat juga akhirnya kalau saya pernah jatuh cinta sama sahabat sendiri*. Tapi waktu itu saya nggak langsung beli, karena lagi nggak ada duit :( Jadi waktu itu cuma baca sinopsisnya doang. Miris. Okay, back to the topic. Dan akhirnya saya pun bisa baca buku ini berkat meminjam dari sepupu saya, hohoho.

Yap, jatuh cinta dengan sahabat sendiri adalah yang menjadi inti cerita dari novel Pillow Talk karya Christian Simamora. Cerita cliche sebenarnya, tapi bisa diceritain dengan enak. Dengan gaya bahasa yang anak muda dan nggak terlalu baku, sehingga menjadi lebih mudah dipahami. Walaupun sebenarnya saya lebih suka dengan novel-novel yang memiliki bahasa baku. But, this novel is still good.
Pillow Talk menceritakan sepasang sahabat bernama Jo dan Emi. Keduanya adalah sahabat dari kecil. Yag sebenanrnya mereka saling mencintai, namun bertahan untuk tidak mengubah persahabatan mereka menjadi sepasang kekasih. Sebenarnya pertahanan untuk tidak mengubah hal itu lebih dari sisi Emi. Karena Emi yang pernah trauma dengan kisah "Sahabat jadi Cinta". Jo yang memendam rasa cinta kepada Emi pun harus menahan diri untuk tidak mengungkapkan cinta karena Emi pun sempat berkata kepada Jo untuk tidak berpacaran dengan sahabat lagi.
Well, menurut saya sih trauma Emi di sini agak-agak berlebihan. Kenapa? Karena kisah "Sahabat Jadi Cinta" nya Emi itu dulu masih dibilang cinta monyet. Taulah cinta-cintaan anak SMA.


Emi dan Jo pun memiliki pasangan sendiri-sendiri. Namun, kisah cinta Jo selalu berakhir putus. Penyebabnya adalah Emi. Bukan dari sisi Emi yang menghancurkan kisah cinta mereka. Namun perasaan cemburu dari pacar-pacar Jo karena hati Jo yang memang sudah berhenti di Emi. Emi pun sudah memiliki pasangan dan mereka sudah serius untuk menuju pernikahan.

Untuk dari segi karakter, saya suka karakter Jo, physically he's absolutely perfect, selain itu dia juga smart dan mandiri. Pokoknya emang idaman deh. Dan untuk Emi, actually Emi itu menurut saya gadis yang menarik, cuma satu kekurangannya, pergaulannya terlalu bebas. Super duper bebas malahan. Emi yang suka one-night-stand. Euuww, it's too much for me. Padahal karakter Emi tuh udah oke banget menurut saya, cantik, menarik, supel, dan independent.


Ending-nya, well udah ketebak sih. Mau tau? Baca aja sendiri :)
Novel ini dikategorikan novel dewasa, so untuk abege-abege yang masih labil ataupun sudah, mending jangan deh... Hehehe :)