Saturday, June 28, 2014

Marhaban Ya Ramadhan

Udah mulai masuk bulan Ramadhan. Senang rasanya. Nggak tau kalau tahun depan bakal ketemu lagi atau nggak. Keinget temen yg aku panggil "adek". Terakhir ketemu bulan Ramadhan tahun kemarin waktu buka puasa bersama. Sekarang nggak bisa ketemu lagi sama almahrum.
Ramadhan tahun ini harus menjadi lebih baik. Karena nggak tahu tahun depan bakal ketemu lagi atau nggak.

Catatan random nulis di KFC sambil nunggu temen.

Sunday, June 15, 2014

Because People will Come and Go

Sooner or later, people in our life will come and go. So I try not to get too close with people around me except my family. But it doesn't mean that I don't need them nor even like them. If some times they disappointing or hurt me, I won't feel something like disappointment or loss too deep. And it will be easier to let go of someone who leave me or whom I leave. It's not easy to decide this. But I have to. I have my own reasons that someone can't understand easily.

Saturday, June 7, 2014

Jangan Datang

Jangan datang...
Jangan datang jika akan menghilang lagi
Jangan datang jika memang tidak ingin tinggal
Jangan datang jika hanya singgah sebentar

Aku bukan tidak menginginkan
Aku bukan tidak mengingat
Aku bukan tidak mengharap

Tapi...

Jika ini hanya sekedar intermezzo
Untuk apa muncul kembali

Thursday, June 5, 2014

Your Soul-mate is Your Best Friend

Reed Bennet: "How did you and your wife get it so right?"
Alphonso : "Easy, I married my best friend."
-Valentine's Day (2010)

Saya salah satu orang yang percaya bahwa jodoh mungkin nggak jauh-jauh dari sahabat sendiri. Nggak pasti sih, karena ya, jodoh siapa yang tahu kecuali Tuhan. Keyakinan saya berawal dari menonton film Valentine's Day. Film yang berkisah tentang Reed (Ashton Kutcher) yang gagal menikah dengan kekasihnya, Morley (Jessica Alba), dan akhirnya justru menikah dengan sahabatnya sendiri, Julia (Jennifer Garner).
Oke, itu cuma film. Tapi di kenyataannya juga ada. Hmm... ini tentang dosen saya sewaktu kuiah dulu. Dosen saya ini akhirnya menikah dengan sahabatnya, yang juga seorang dosen di kampus yang sama. Ah, indahnya~ :')

Sunday, March 2, 2014

Sajak Lepaskan - Darwis Tere Liye

Lepaskanlah, maka semoga yang lebih baik akan datang.
Lepaskanlah, maka semoga suasana hati akan lebih ringan.
Lepaskanlah, maka semoga kita menyadari tidak ada sesuatu yang sesungguhnya kita miliki.

Kemampuan melepaskan, melupakan, membiarkan atau apapun orang menyebutnya adalah salah-satu akar penting dari pohon kehidupan.


Jangan dipaksakan, jangan digigit terus, lepaskanlah. Maka biarkan pohon kehidupan kita tumbuh besar, kokoh, rimbun dan berbuah.

Apapun itu, baik kejadian menyakitkan, tindakan aniaya orang lain, pengkhianatan, atau hal-hal kecil seperti ketinggalan bus, kehilangan buku, kaki bengkak terantuk ujung meja, lepaskanlah.

Apapun itu, baik kehilangan seseorang yang penting, padamnya perasaan, kekecewaan menunggu, gagal ujian, atau hal-hal kecil seperti kehabisan menu favorit, disenggol motor, komen tidak direply, lepaskanlah.

Jangan keukeuh dipegang buah busuknya. Jangan ngotot disimpan bisul kejadian tersebut di hati, lepaskanlah, maka kita akan melihat kesempatan baru, penjelasan baru, atau sekadar kesegaran suasana baru.

Lepaskanlah, maka semoga yang lebih baik akan datang.
Lepaskanlah, maka semoga suasana hati akan lebih ringan.
Lepaskanlah, maka semoga kita menyadari tidak ada sesuatu yang sesungguhnya kita miliki.



source : https://www.facebook.com/v3.annisa/posts/10202571034388426