Friday, April 13, 2012

Fate or Just Coincidence?

"There's no coincidence, there is fate." -Fitri

Mungkin saya salah satu orang yang tidak mempercayai adanya suatu kebetulan. Walaupun sebelum-sebelumnya, kata kebetulan sering meluncur dari mulut saya. Terutama ketika suatu kejadian menarik muncul yang memang ternyata seperti suatu kebetulan. Tapi, kalau dipikir-dipikir, kejadian itu bukanlah suatu kebetulan. It is a fate. Ya, takdir. Kejadian yang berlangsung yang terkadang kita anggap sebagai suatu kebetulan ternyata itu adalah takdir.

So, how can I have opinion like that?
Karena sesuatu yang terjadi memang sudah diatur oleh Sang Maha Kuasa.

Contohnya pada kejadian yang terjadi pada saya...
Awal-awal sebelum masuk perkuliahan, setelah registrasi pendaftaran kuliah, saya dan Ibu mencari kostan untuk tempat tinggal nanti. Oke, sebenarnya nggak cuma saya dan Ibu, masih ada beberapa pasangan anak dan Ibu lainnya. Dan salah satunya ada yang berasal dari Cirebon juga, sama. Okay see, is it like coincidence, right? Kami pun berkenalan, dan namanya Putih. Akhirnya kami menemukan suatu rumah yang cukup enak untuk dijadikan kostan. Di sana rencana untuk ngekost dengan tiga teman lainnya, termasuk Putih, yang bersama-sama mencari, dan satunya lagi adalah teman Putih yang tidak bisa ikut. Dan kalian tahu siapa ternyata teman Putih itu? Dia adalah Nurul, teman SMP saya. See... :)
Setelah ibu-ibu kami membayar DP kostan, kami pun pulang.

Dan beberapa hari kemudian.
Ternyata, kostan kita dibatalkan begitu saja oleh sang pemilik rumah. Katanya rumah itu udah dipesen duluan. What? Nggak bisa gitu dong yah. Tapi, ya, saya mah kalem-kalem aja. Tinggal cari yang lain. Dan kami berlima yang tadinya akan ngekost bareng menjadi batal dan berpisah :(
Akhirnya, Bapak saya yang pergi ke Bandung untuk mencari kostan. Saya tidak ikut. Saya mempercayakan 100% kepada Bapak untuk memilih kostan yang baik untuk putri tercintanya. Hahahaha. Dan Bapak saya pun berhasil menemukan suatu kostan yang menurut beliau nyaman.

Dan sehari sebelum perkuliahan dimulai. Saya pun mulai pindahan ke kostan baru di Bandung. Yup, tentu saja orang tua dan gerombolan adik-adik saya juga ikut.
And you know what? Di kostan baru itu ternyata saya satu kostan sama Putih dan Nurul. Wow...
See...
Mungkin awalnya saya menganggap semua itu adalah kebetulan, tapi setelah dicerna lagi, yup, seperti yang saya bilang sebelumnya. Semua itu adalah takdir.

Sebenarnya, masih banyak kejadian yang terjadi pada saya yang awalanya dianggap sebagai kebetulan. Kayak yang baru-baru terjadi ini. Tapi... nggak mau diceritain di sini, ah.. :p

So, pasti dari teman-teman blogger juga banyak yang mempunyai kisah seperti ini...

And once again I wanna say, there's no coincidence, there is fate. Because God has set everything that happens...
:)

No comments:

Post a Comment